October 14, 2021

coverletterresume.info

Semua Informasi Tersaji Dengan Baik

Bagaimana Sistem Tubuh Manusia dengan Sempurna Mencontohkannya

Saling ketergantungan berarti saling bergantung satu sama lain. Akibatnya, tubuh manusia terdiri dari sejumlah ‘sistem’ yang saling berinteraksi yaitu kerangka dan sistem otot, saraf, endokrin, peredaran darah, kardiovaskular, pernapasan, limfatik, pencernaan, kemih, dan reproduksi. Di dalam sistem ini juga ditemukan organ-organ yang bekerja secara serempak.

Kerangka

Tubuh bergantung pada kerangka kaku kerangka untuk mendukung dan organ-organ internal mengandalkannya untuk perlindungan sementara otot menggunakan kerangka untuk berlabuh.

Otot

Ada tiga jenis gerakan otot: rangka, halus, dan jantung.

Gerakan rangka, yang diprakarsai oleh sistem saraf, dijamin oleh otot-otot yang melekat pada kerangka. Sistem pencernaan, kandung kemih dan pembuluh darah bergantung pada otot polos dan fungsi jantung dengan otot jantung.

Sistem saraf

Otak dan sumsum tulang belakang yang terdiri dari sistem saraf pusat (SSP) tulang belakang manusia bank pada organ-organ indera (mata, hidung, dan telinga) untuk mengirimkan sinyal yang mereka integrasikan.

Sistem endokrin dan peredaran darah

Sistem endokrin yang terdiri dari kelenjar (hipotalamus, hipofisis, dan tiroid), pankreas, ginjal, ovarium (khusus wanita), testis (hanya pria), adrenal, paratiroid, badan pineal, dan otak mensekresi hormon langsung ke dalam sistem peredaran darah untuk dibawa dalam aliran darah menuju jaringan yang sesuai.

Sistem kardiovaskular

Jantung mengandalkan arteri yang melaluinya ia memompa darah ke pembuluh darah. Paru-paru memasok oksigen darah dan nutrisi usus yang dibawa darah ke semua sel dalam tubuh.

Sistem kardiovaskular juga bergantung pada darah untuk membuang produk limbah dari sel; kemudian jaringan dan ginjal mengeluarkannya sebagai urin dan paru-paru sebagai karbon dioksida. Jantung bertaruh pada pembuluh darah untuk membawa darah terdeoksigenasi ke sana. (Sangat menarik untuk dicatat bahwa seluruh rangkaian hanya berlangsung sekitar satu menit.)

Sistem pernapasan

Pernapasan manusia berubah menjadi refleks otot yang membuat diafragma dan otot interkostal internal berkontraksi. Saat volume meningkat di rongga dada, tekanan udara di dalamnya turun. Udara kemudian masuk melalui hidung, turun ke trakea, dan masuk ke paru-paru, membuat pertukaran oksigen dan karbon dioksida terjadi.

Sistem limfatik dan peredaran darah

Pembuluh limfa, kelenjar limfe, dan organ limfoidnya (limfa dan amandel) membuang kelebihan cairan dari jaringan tubuh dan mengembalikannya ke sistem peredaran darah. (Perhatikan bahwa ini membantu melawan infeksi.)

Sistem pencernaan dan saluran kemih

Mulut adalah awal dari saluran pencernaan. Ketika seseorang turun, ia menemukan kelenjar ludah, epiglotis, kerongkongan, hati, lambung, kandung empedu, pankreas, usus kecil, usus besar, usus buntu, rektum, dan anus.

Di dalam mulut ditemukan gigi yang berfungsi untuk menggigit dan mengunyah dan lidah yang membentuk makanan menjadi bolus yang siap ditelan.

Batang tenggorokan tergantung pada epiglotis, lipatan tulang rawan di akar lidah, menjadi tertekan saat menelan dan menutupinya.

Selain mulut, saluran pencernaan meliputi kerongkongan (yang menghubungkan tenggorokan ke lambung), lambung, usus kecil dan besar (bagian bawah saluran pencernaan dari ujung lambung hingga anus), rektum (bagian akhir saluran pencernaan). pembukaan ekskretoris di ujung saluran pencernaan).

Melalui sistem saluran, saluran pencernaan terhubung ke kelenjar ludah (yang mengeluarkan cairan ke dalam mulut untuk memastikan pelumasan, membantu mengunyah dan menelan, dan memfasilitasi pencernaan), kantong empedu (yang menyimpan empedu setelah disekresikan oleh hati). dan sebelum dilepaskan ke usus) dan pankreas (yang menyediakan empedu dan enzim untuk membantu pencernaan), dan ke hati, yang membantu memetabolisme produk makanan menjadi bentuk yang dapat disimpan, misalnya, sebagai lemak dan protein. Di usus besar, makanan yang tidak tercerna dipadatkan menjadi feses yang akan dikeluarkan melalui anus.

Sistem saluran kencing

Ginjal menyaring darah untuk membentuk urin dimana produk limbah akan dikeluarkan. Ureter membawa urin ke kandung kemih yang menyimpannya untuk dibuang. Agar ini terjadi, kandung kemih berkontraksi, kandung kemih dan saluran keluar uretra (sfingter) rileks, dan urin dikeluarkan. (Perhatikan bahwa kandung kemih wanita lebih kecil dan lebih rendah di panggul daripada pria, dan uretranya sekitar seperlima panjang pria.

Sistem reproduksi

Organ reproduksi menghasilkan sel kelamin (ovum di ovarium wanita, spermatozoa di testis pria), yang memastikan pembuahan sel telur melalui hubungan seksual. Kemudian rahim (rahim) menerima sel telur. (Ini menyediakan lingkungan yang aman untuk janin yang sedang berkembang selama periode kehamilan 9 bulan.)

Pelajaran untuk kemanusiaan

Kami menemukan bahwa Jual Jari Palsu Murah meskipun masing-masing sistem tubuh dan berbagai organ memiliki peran khusus dalam tubuh, mereka tidak bekerja sendiri-sendiri. Ketika suatu sistem atau organ menyelesaikan pekerjaannya, ia bergantung pada yang lain untuk melanjutkan dari tempat ia tinggalkan. Ini juga tergantung pada orang lain untuk melanjutkan pekerjaan. Saling ketergantungan ini membantu tubuh untuk bekerja dalam harmoni yang sempurna dan menjamin kelangsungan hidupnya.

Apakah ada pelajaran di sini bagi keluarga, orang, komunitas, bangsa, dan benua untuk belajar bekerja sama satu sama lain demi kebaikan dunia? Jawaban Anda sama baiknya dengan jawaban saya.

Baca juga: Kacamata Baca Bifokal dan Kacamata Pengaman Bifokal – Memberikan Penglihatan Lebih Baik kepada Pengguna